Minggu, 29 November 2015
QUIS PEMBAYARAN LISTRIK
Public Class Form1
Private Sub Btnhapus_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnhapus.Click
kode.Text = " "
jenis.Text = " "
beban.Text = " "
pemakaian.Text = ""
pembayaran.Text = ""
harga.Text = ""
End Sub
Private Sub Btnkeluar_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnkeluar.Click
Me.Close()
End
End Sub
Private Sub kode_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles kode.SelectedIndexChanged
Select Case kode.Text
Case "01"
jenis.Text = "RUMAH"
Case "02"
jenis.Text = "TOKO"
Case "03"
jenis.Text = "PABRIK"
End Select
Dim i As String
i = Microsoft.VisualBasic.Left(kode.Text, 2)
If i = "01" Then
harga.Text = "3000"
beban.Text = " 25000"
ElseIf i = "02" Then
harga.Text = "5000"
beban.Text = "50000"
ElseIf i = "03" Then
harga.Text = "10000"
beban.Text = "100000"
End If
End Sub
Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
kode.Items.Add("01")
kode.Items.Add("02")
kode.Items.Add("03")
Dim i As Integer
For i = 1 To 100
pemakaian.Items.Add(i)
Next i
End Sub
Private Sub Btnproses_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnproses.Click
pembayaran.Text = beban.Text + harga.Text * pemakaian.Text
If pembayaran.Text >= 50 Then
beban.Text = "25000"
beban.Text = "50000"
beban.Text = "100000"
Else
harga.Text = "3000"
harga.Text = "5000"
harga.Text = "10000"
pemakaian.Text = ""
End If
End Sub
Private Sub beban_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles beban.TextChanged
End Sub
End Class
Minggu, 31 Mei 2015
quis online
#include "stdio.h"
#include "conio.h"
void main(){
int i,kode[15], pemakaian[15], jumdata=3;
char * jenispelanggan ;
float hargakwh,beban,pembayaran;
printf ("\nInformasi Pembyaran Rekening
Listrik") ;
for(i=0 ; i<jumdata ; i++ ){
printf ( "\nkode anda : ") ; scanf("%d",
&kode[i]) ;
printf ( "pemakaian anda : ") ; scanf("%d",
&pemakaian[i]) ;
}
clrscr() ;
printf ("\n Informasi Penggajian
Pegawai") ;
printf
("\n---------------------------------------------------------------------")
;
printf ("\n No Kode Jenis_Pelanggan Beban
Pemakaian Pembayaran ")
;
printf
("\n---------------------------------------------------------------------")
;
for(i=0 ; i<jumdata ; i++ ){
if(kode[i]==1){
jenispelanggan
= "Rumah" ;
beban=25000;
hargakwh=3000;
}else if(kode[i]==2){
jenispelanggan
= "toko" ;
beban=25000;
hargakwh=3000;
}else if(kode[i]==3){
jenispelanggan
= "pabrik";
beban=25000;
hargakwh=3000;
}
if(pemakaian[i]==1){
}else if(pemakaian[i]==2){
}else if(pemakaian[i]==3){
}
pembayaran = beban + hargakwh;
gotoxy(1,6+i) ; printf(" %i
%d %s", i+1,
kode[i],jenispelanggan) ;
gotoxy(30,6+i) ; printf("%i %10.0f
%10.0f" ,beban,pembayaran)
;
}
}

Senin, 20 April 2015
Pemograman Visual Basic
- 1. Pemrograman Visual Basic Pokok Bahasan: Konsep Pemrograman VB
- 2. Sub Pokok Bahasan • Perkembangan Bahasa Pemrograman • Perkembangan Visual Basic • Objek Visual Basic • Contoh Aplikasi Visual Basic
- 3. Perkembangan Bahasa Pemrograman • Generasi I ( 1940 ) : Mesin Code (Bahasa mesin) • Generasi II ( 1950 ) : Assembly language ( Bahasa Rakitan ) • Generasi III ( 1960 ) : High Level Languages ( Cobol & Fortran ) • Generasi IV ( 1970 ) : Query and Database Languages • Generasi V ( 1980 ) : Sistem Pakar
- 4. Perkembangan Visual Basic • Visual Basic 1.0 dikenalkan th 1991, pendekatannya untuk menghubungkan bhs. Pemrograman dengan interface GUI. By Alan Cooper • Visual basic 2.0 direlease pd Nopember 1992 dengan kemudahan pada lingkungan pemrograman dan peningkatan kecepatan. • Visual Basic 3.0 direlease th. 1993 dengan versi standar dan professional dan telah mendukung koneksi database access. • Visual Basic 4.0 direlease pd Agustus1995, dan yang pertama kali mendukung Program 32-BIT windows. Dan dikenalkan kemampuan untuk menulis class dlm Visual Basic. • Visual Basic 5.0 direlease pd Februari 1997, Microsoft merelease secara exclusive versi 32-Bit pada windows. Dengan kemampuannya membuat user control. • Visual Basic 6.0 direlease pd pertengahan 1998, dengan kemampuannya untuk membuat aplikasi berbasis web.
- 5. SekilasTentangVisual Basic 6.0 Visual Basic adalah salah satu development tools untuk membangun aplikasi dalam lingkunganWindows. Dalam mengembangkan aplikasiVB menggunakan pendekatan visual (GUI-Graphikal User Interface) untuk merancang antarmuka(Interface) Ada beberapa manfaat yang diperoleh dari pemakaian programVisual Basic: Dipakai dalam membuat aplikasi berbasis windows Dipakai dalam membuat obyek-obyek pembantu program, seperti fasilitas Help, kontrol ActiveX, Aplikasi Internet dan sebagainya Digunakan untuk menguji program (Debugging) dan menghasilkan program akhir EXE yang bersifat Executable
- 6. Beberapa fasilitas dari VB 6.0 • Sarana Akses Data beberapa fasilitas database antara lain ADO (ActiveX Data Object), data binding dinamis, OLE DB pada Interface COM (Componen Object Model), Query Designer dan Database Designer, setup Wizard dan Data Report, Data Source dan Window Data View, SQL Editor, Kontrol FlexGrid dan lain-lain • ActiveX dan Internet yaitu kemampuan yang digunakan untuk merancang aplikasi mengakses window browser lewat internet dan Intranet • Sarana Wizard sarana untuk mempermudah dalam pembuatan aplikasi dengan mengotomatisasi tugas-tugas tertentu
- 7. 1. Pemograman berbasis Visual/grafik (GUI) sehingga program aplikasi lebih muda dan nyaman 2. Basis bahasa pemograman meng-gunakan BASIC (Beginners All-Purpose Symbolic Instruction Code) 3. Visual Basic menyediakan perangkat yang dapat digunakan untuk membuat program aplikasi baik aplikasi kecil dan sederhana
- 8. Memahami Istilah Object, Property, Method dan Event Didalam pemrograman Visual Basic, karena berbasic Visual tidak akan terlepas dari Objek. Dimana setiap Objek yang terdapat dalam IDE (Integrated Development Environment) memiliki Method dan Atribut. Sama seperti Objek nyata dalam kehidupan kita, sebuah Kendaraan misalnya memiliki Method dan Atribut. Method dari Kendaraan dapat berupa Bergerak Maju, Mundur, belok kekanan dan kekiri, dan yang lainnya.
- 9. Sedangkan Atribut dari Kendaraan misalnya berwarna merah, Merk A, Keluaran tahun sekian, jenisnya sedan dan yang lain. Apabila dilihat dari contoh diatas, dapat ditari kesimpulan bahwa Method merupakan segala sesuatu yang dapat dilakukan atau dikerjakan oleh Objek (dalam hal ini Kendaraan), sedangkan Atribut adalah segala hal yang berhubungan dengan karakteristik Objek. Demikian juga pada IDE Visual Basic, banyak Objek-objek yang dapat kita gunakan untuk membuat sebuah program.
- 10. Misalnya saja, Form, Command Button, TextBox dan yang lainya. Masing-masing Objek tadi juga memiliki Method dan Atribut. Method dari Objek Command Button yaitu melakukan Aksi/Method sesuai kode perintah (script) yang diberikan. sedangkan Atribut dari Command Button seperti Caption, Font, BackColor, Style dan lain-lain. atau dapat diartikan sebagai berikut:
- 11. Object : komponen di dalam sebuah program Property : karakteristik yang dimiliki object Method : aksi yang dapat dilakukan oleh object Event : kejadian yang dapat dialami oleh object
- 12. Contoh yang nyata Object : Mobil Property : Merek: Toyota, Type: sedan Warna: merah Method : Maju,Mundur,Berhenti Event : dibuka, Ditabrak, Didorong Contoh pada object Visual Basic Object : Form Property : BackColor, BorderStyle, Caption
- 13. Method : Hide,Move,Show Event : Click, Load, Resize
- 14. Objek Visual Basic
- 15. Objek Visual Basic
- 16. Istilah pd Visual Basic • Event-Driven, artinya setiap aplikasi yang ada digerakan oleh user • GUI ( Grafical Unit Interface ) adalah pemrograman yang menggunakan tampilan grafik sebagai alat komunikasi dengan pemakainya • DAO ( Data access Object ) dukungan untuk memudahkan akses terhadap database lain • OLE ( Object Linking dan Embedding ) kemudahan menghubungkan beberapa aplikasi dalam Windows • Active X aplikasi yang digunakan oleh pengguna internet • OCX dukungan untuk menggunakan tolls tambahan • DLL ( Dynamic Link Library ) adalah kumpulan library untuk menggabungkan program dalam ms. Visual Basic dengan bahasa pemrograman lainnya • DDE ( Dynamic Data Exchange ) Dukungan kemudahan pertukaran dalam membangun program
- 17. Contoh Aplikasi Visual Basic
- 18. Contoh Aplikasi Visual Basic
- 19. MEMULAI PROGRAM VISUAL BASIC Klik Tombol start Pilih menu Program Microsoft Visual Basic 6.0 Pilih menu Visual Basic 6.0 Selanjutnya sebuah kotak dialog New Project akan ditampilkan
- 20. Selanjutnya kita dapat memilih jenis aplikasi yang akan di buat • Standard EXE: Untuk membuat program aplikasi standard • ActiveX EXE: untuk membuat aplikasi ActiveX • ActiveX DLL: untuk membuat library ActiveX • ActiveX Control: untuk membuat kontrol ActiveX • VB Aplication Wizard untuk membuat aplikasi dengan bantuan wizard • DHTML Aplication: untuk membuat aplikasi DHTML (Dynamic Hypertext Mark-Up Language) bagi internet
- 21. IDE pada VB Jendela-jendela yg umum digunakan : a. Menu Bar berisi menu-menu utama misalnya menu untuk mengolah file, menu untuk pengeditan , mnu untuk mengatur tampilan b. Main ToolBar digunakan untuk melakukan tugastugas tertentu dengan cepat (shortcut) c. Jendela Project Explorer Window berisi gambaran dari semua modul yang sedang dibuat d. Jendela Form Designer merupakan tempat untuk merancang User Interface dari apliksi yang kita buat e. Jendela Toolbox berisi kumpulan tombol objek atau kontrol untuk mengatur desain dari aplikasi yang kita buat i f. Jendela Properties merupakan daftar propertiproperti objek yang sedang dipilih
- 22. sampai jumpa pada pertemuan berikut…….
Konsep Pemrograman
Konsep Pemrograman
Sebelum kita membuat suatu bahasa pemrograman, maka kita perlu mengetahui:
- Pemahaman masalah
- Solusi masalah
- Pemahaman tata bahasa (sintaks) bahasa pemrograman
Baru setelah itu dapat kita buat pemrograman, memakai bahasa pemrograman yang menurut kita paling sesuai menurut kebutuhan.
Contoh : Pascal, Cobol, untuk bisnis, Delphi, dll.
Program merupakan himpunan atau kumpulan instruksi yang dibuat oleh programmer atau suatu executable dari suatu software.
Pemrograman adalah suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk mengerjakan sesuatu, dimana instruksi tersebut menggunakan bahasa yang dimengerti oleh komputer atau yang dikenal dengan bahasa pemrograman.
Bahasa Pemrograman merupakan prosedur atau tata cara penulisan program. Pada bahasa pemrograman terdapat dua factor penting, yaitu sintaks dan semantik.
Fungsi Bahasa Pemrograman adalah sebagai media untuk menyusun dan memahami serta sebagai alat komunikasi antara pemrogram dengan komputer.
Secara umum terdapat 4 kelompok Bahasa Pemrograman, yaitu :
- Object Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
- High Level Language (seperti Pascal dan Basic)
- Middle Level Language (seperti bahasa C), dan
- Low Level Language (seperti bahasa Assembly)
Tipe Pemrograman ada 7 macam, yaitu :
- Pemrograman Prosedural
Algoritma berisi urutan langkah-langkah penyelesaian masalah. Ini berarti algoritma adalah proses yang prosedural.
Definisi prosedural adalah :
- Tahap-tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas
- Metode langkah demi langkah secara eksak dalam memecahkan suatu masalah.
Bahasa tingkat tinggi seperti Cobol, Basic, Pascal, Fortran dan C mendukung kegiatan pemrograman prosedural, karena itu mereka dinamakan juga bahasa prosedural.
- Pemrograman Terstruktur
Pemrograman terstruktur adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur.
Contoh bahasa pemrograman terstruktur : Pascal, Cobol, RPG, ADA, C.
- Pemrograman Modular
Dalam pemrograman modular, program dipecah-pecah ke dalam modul-modul, dimana setiap modul menunjukkan fungsi dan tugas tunggal. Dengan membagi masalah ke dalam modul-modul, maka masalah akan menjadi sederhana sehingga program dapat lebih mudah disusun dan dipahami.
Pemrograman modular diterapkan dengan menggunakan sub-routine, yaitu sebuah kumpulan perintah yang melakukan tugas pemrosesan yang terbatas. Pemrograman ini banyak dimanfaatkan oleh Bahasa Pemrograman Berbasis Obyek.
- Pemrograman Fungsional
Disebut bahasa pemrograman fungsional karena memang pada program seluruh kodenya berupa fungsi-fungsi. Bahasa pemrograman fungsional merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memperlakukan proses komputasi sebagai evaluasi fungsi-fungsi matematika.
Contoh : Lisp, Scheme, ML, Haskell.
- Pemrograman Berorientasi Obyek
Obyek : elemen yang memiliki fungsi, metode, karakteristik tertentu yang dapat dibedakan dalam dunia nyata.
Class : kumpulan obyek-obyek yang memiliki kesamaan karakteristik.
- Merupakan bahasa pemrograman yang mampu memanfaatkan obyek-obyek yang tersedia atau membuat suatu obyek tertentu dengan menggunakan bahasa pemrograman.
- Mampu merefleksikan kebutuhan-kebutuhan user sebagaimana layaknya yang ada di dunia nyata
- Relatif lebih fleksibel dan mudah diadaptasikan terhadap perubahan suatu program
- Memiliki feature yang memperkuat dan meningkatkan fleksibilitas suatu obyek dengan adanya class, instance, encapsulation, inheritance, reusability, dan polymorphism.
Contoh : C++, SmallTalks, Java.
- Pemrograman Visual
- Penggunaan ekspresi visual (seperti grafik, gambar, atau ikon) dalam proses pemrograman
- Mengacu pada aktivitas yang memungkinkan pengguna untuk membuat program dalam dua (atau lebih) dimensi
- Pemrograman Even-Driven
Menggunakan konsep “jika sebuah aksi/perintah dilakukan terhadap sebuah obyek, apa yang akan terjadi/dilakukan oleh obyek tersebut selanjutnya”.
Sangat fleksibel dalam pembuatan koding program, karena sudah mengunakan konsep OOP dimana pemrograman dapat dimulai dari obyek yang diinginkan tanpa harus terurut. Biasanya meruapakan jenis bahasa pemrograman visual.
Contoh : Visual Basic, Visual C++, Delphi.
Tahap Pengembangan Program
Data
Data : bahan mentah yang akan diolah menjadi informasi sehingga dapat digunakan oleh user atau pemakai.
Tipe data yang biasa digunakan adalah :
1. Tipe Data Dasar merupakan tipe data primitif yang tidak terstruktur yang didefinisikan oleh bahasa pemrograman.
Tipe data dasar dibagi menjadi lima bagian, yaitu :
- Tipe Data Numerik : setiap bahasa pemrograman dapat dipastikan ada tipe data numerik yaitu untuk menyimpan data berupa angka.
- Integer : merupakan bilangan bulat positif dan negatif
- Real : merupakan bilangan desimal atau mantissa
- Subrange : merupakan sebuah subtype dari tipe data integer dan terdiri dari urutan nilai-nilai integer dalam range yang terbatas
- Fixed-point real : bilangan ini direpresentasikan dengan urutan digit yang mempunyai panjang tetap dengan titik desimal diposisikan di tempat yang diberikan antara dua digit
- Subrange : merupakan sebuah subtype dari tipe data integer dan terdiri dari urutan nilai-nilai integer dalam range yang terbatas
- Enumerasi : adalah suatu urutan list dari nilai-nilai yang berbeda.
- Boolean : tipe data untuk merepresentasikan True atau False (biasa digunakan dalam penyeleksian kondisi).
- Character : berupa sebuah karakter yang ditulis diantara tanda petik tunggal atau ganda ( ‘ atau “ ) tergantung dari bahasa pemrograman yang digunakan.
- String : urutan-urutan dari karakter yang terletak diantara tanda petik tunggal atau ganda ( ‘ atau “ ) tergantung dari bahasa pemrograman yang digunakan.
- Internationalization : disebut I 18N
2. Tipe Data Terstruktur : merupakan tipe data campuran dari berbagai tipe data dasar, contohnya : array, record, string, list dan file.
3. Tipe data didefinisikan oleh pemakai : tipe data ini biasa disebut Enumerasi
4. Tipe Data Penunjuk : contoh tipe data penunjuk adalah pointer
Model Komputasi
Ada tiga model dasar komputasional– fungsional, logika, dan imperatif. Sebagai tambahan terhadap satuan nilai-nilai dan operasi yang berhubungan, masing-masing model komputasional mempunyai satu set operasi yang digunakan untuk menggambarkan komputasi.
a. Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi. Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan mengembalikan fungsi sebagai hasil (higher-order function). Suatu program adalah koleksi definisi fungsi-fungsi dan suatu komputasi adalah aplikasi fungsi.
b. Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis. Program terdiri dari definisi hubungan dan suatu komputasi adalah suatu bukti(suatu urutan kesimpulan).
c. Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan. Pernyataan adalah set pasangan nilai-nama dari konstanta dan variabel. Program terdiri dari urutan tugas dan suatu komputasi terdiri dari urutan pernyataan.
Definisi Sintaks, Sematik, dan Pragmatis
Sintaks : aturan gramatikal atau komposisi suatu program yang mengatur tata cara penulisan huruf, angka dan karakter lain.
Contoh : pada pembuatan program Pascal antara dua statement dipisahkan oleh titik koma (;).
X := 1 ; X := X + 1;
Semantik : mendefinisikan arti dari dari program yang benar secara sintaks dari bahasa pemrograman tersebut.
Contoh : Pada pembuatan program C
Int vector [10]
Arti semantiknya : akan menyebabkan ruang sebanyak 10 elemen integer diberikan kepada variabel bernama vector ( 0 – 9 untuk array dalam C)
Pragmatis : memperhatikan tentang pemakaian bahasa, area aplikasi, kemudahan implementasi dan penggunaan, dan sukses bahasa didalam desain pelaksanaan tujuannya. Kekuatan yang membentuk suatu bahasa pemrograman meliputi arsitektur komputer, praktek rancang-bangun perangkat lunak (terutama daur hidup perangkat lunak), model komputasional, dan daerah aplikasi (contoh: alat penghubung pemakai, sistem pemprograman, dan sistem ahli).
Tujuan umum bahasa pemrograman berpegang pada prinsip desain bahasa pemrograman yang berikut.
Prinsip Kelengkapan Komputasional
Model komputasional untuk tujuan umum suatu bahasa pemrograman harus universal.
Prinsip Implementasi
Implementasi harus efisien dalam penggunaan waktu dan ruangnya. Prinsip Memprogramharus ditulis dalam suatu bahasa yang mencerminkan daerah masalah.
Prinsip Desain Bahasa pemrograman
Suatu bahasa program harus dirancang untuk memudahkan agar dapat dibaca dan ditulis untuk para pemakai manusianya dan pelaksanaan efisien pada perangkat keras yang tersedia.
Keadaan dapat dibaca dan ditulis dimudahkan oleh prinsip yang berikut.
Prinsip Kesederhanaan
Bahasa harus didasarkan atas yang paling sedikit
Prinsip Orthogonal
Fungsi mandiri harus dikendalikan oleh mekanisme mandiri.
Prinsip Keteraturan
Satu set object disebut reguler berkenaan dengan kondisi beberapa jika, dan hanya jika, kondisi dapat digunakan untuk masing-masing unsur set.
Prinsip Sifat Ekstensibilitas(dapat diperpanjang)
Object baru dari tiap kelas sintaktis mungkin dibangun (digambarkan) dari dasar dan digambarkan membangun dengan suatu cara sistematis.
Prinsip keteraturan dan ekstensibilitas memerlukan konsep dasar bahasa harus diterapkan secara konsisten dan yang bersifat universal.
Pada halaman berikut kita akan belajar bahasa pemrograman sebagai perwujudan model komputasional, ilmu semantik sebagai hubungan antara model komputasional dan sintaksis, dan berhubungan pragmatis.
Prinsip Clarity, Simplicity dan Unity
Bahasa pemrograman harus dapat menolong programmer untuk membuat suatu desain program jauh sebelum programmer melakukan coding.
Kemudahan, kesederhanaan dan kesatuan merupakan suatu kombinasi yang membantu programmer mengembangkan suatu algoritma sehingga algoritma yang dihasilkan mempunyai kompleksitas yang rendah.
Orthogonality
Orthogonality menunjuk kepada suatu atribut yang dapat dikombinasikan dengan beragam fitur bahasa pemrograman sehingga setiap kombinasinya mempunyai arti dan dapat digunakan.
Kewajaran untuk Aplikasi
Bahasa pemrograman membutuhkan sintaks yang cocok/tepat yang digunakan pada struktur program untuk merefleksikan struktur logika yang melandasi suatu algoritma.
Mendukung Abstraksi
Abstraksi merupakan suatu hal yang substansial bagi programmer untuk membuat suatu solusi dari masalah yang dihadapi. Kemudian abstraksi tersebut dapat dengan mudah diimplementasikan menggunakan fitur-fitur yang ada dalam bahasa pemrograman.
Kemudahan untuk Verifikasi Program
Verifikasi program merupakan hal penting bagi sebuah program karena dengan verifikasi yang mudah maka satu program akan dengan mudah dibangun dan dikembangkan.
Lingkungan Pemrograman
Bahasa pemrograman yang mempunyai lingkungan pemrograman yang baik dan lengkap akan memudahkan programmer untuk mengimplementasikan abstraksi yang sudah disusunnya.
Portabilitas Program
Salah satu kriteria penting untuk proyek pemrograman adalah kemudahan program yang sudah jadi untuk dipindah-pindahkan dari komputer yang digunakan untuk membuat dan mengembangkan ke komputer lain yang akan menggunakannya.
Biaya Penggunaan
Biaya merupakan elemen penting dalam mengevaluasi suatu bahasa pemrograman.
Ada beberapa biaya yang dapat diukur yaitu :
- Biaya Eksekusi Program
- Biaya Translasi/kompilasi Program
- Biaya Penciptaan, Testing dan Penggunaan Program
- Biaya Pemeliharaan Program
Konsep Pemrograman
Konsep Pemrograman
Sebelum kita membuat suatu bahasa pemrograman, maka kita perlu mengetahui:
- Pemahaman masalah
- Solusi masalah
- Pemahaman tata bahasa (sintaks) bahasa pemrograman
Baru setelah itu dapat kita buat pemrograman, memakai bahasa pemrograman yang menurut kita paling sesuai menurut kebutuhan.
Contoh : Pascal, Cobol, untuk bisnis, Delphi, dll.
Program merupakan himpunan atau kumpulan instruksi yang dibuat oleh programmer atau suatu executable dari suatu software.
Pemrograman adalah suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk mengerjakan sesuatu, dimana instruksi tersebut menggunakan bahasa yang dimengerti oleh komputer atau yang dikenal dengan bahasa pemrograman.
Bahasa Pemrograman merupakan prosedur atau tata cara penulisan program. Pada bahasa pemrograman terdapat dua factor penting, yaitu sintaks dan semantik.
Fungsi Bahasa Pemrograman adalah sebagai media untuk menyusun dan memahami serta sebagai alat komunikasi antara pemrogram dengan komputer.
Secara umum terdapat 4 kelompok Bahasa Pemrograman, yaitu :
- Object Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
- High Level Language (seperti Pascal dan Basic)
- Middle Level Language (seperti bahasa C), dan
- Low Level Language (seperti bahasa Assembly)
Tipe Pemrograman ada 7 macam, yaitu :
- Pemrograman Prosedural
Algoritma berisi urutan langkah-langkah penyelesaian masalah. Ini berarti algoritma adalah proses yang prosedural.
Definisi prosedural adalah :
- Tahap-tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas
- Metode langkah demi langkah secara eksak dalam memecahkan suatu masalah.
Bahasa tingkat tinggi seperti Cobol, Basic, Pascal, Fortran dan C mendukung kegiatan pemrograman prosedural, karena itu mereka dinamakan juga bahasa prosedural.
- Pemrograman Terstruktur
Pemrograman terstruktur adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur.
Contoh bahasa pemrograman terstruktur : Pascal, Cobol, RPG, ADA, C.
- Pemrograman Modular
Dalam pemrograman modular, program dipecah-pecah ke dalam modul-modul, dimana setiap modul menunjukkan fungsi dan tugas tunggal. Dengan membagi masalah ke dalam modul-modul, maka masalah akan menjadi sederhana sehingga program dapat lebih mudah disusun dan dipahami.
Pemrograman modular diterapkan dengan menggunakan sub-routine, yaitu sebuah kumpulan perintah yang melakukan tugas pemrosesan yang terbatas. Pemrograman ini banyak dimanfaatkan oleh Bahasa Pemrograman Berbasis Obyek.
- Pemrograman Fungsional
Disebut bahasa pemrograman fungsional karena memang pada program seluruh kodenya berupa fungsi-fungsi. Bahasa pemrograman fungsional merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memperlakukan proses komputasi sebagai evaluasi fungsi-fungsi matematika.
Contoh : Lisp, Scheme, ML, Haskell.
- Pemrograman Berorientasi Obyek
Obyek : elemen yang memiliki fungsi, metode, karakteristik tertentu yang dapat dibedakan dalam dunia nyata.
Class : kumpulan obyek-obyek yang memiliki kesamaan karakteristik.
- Merupakan bahasa pemrograman yang mampu memanfaatkan obyek-obyek yang tersedia atau membuat suatu obyek tertentu dengan menggunakan bahasa pemrograman.
- Mampu merefleksikan kebutuhan-kebutuhan user sebagaimana layaknya yang ada di dunia nyata
- Relatif lebih fleksibel dan mudah diadaptasikan terhadap perubahan suatu program
- Memiliki feature yang memperkuat dan meningkatkan fleksibilitas suatu obyek dengan adanya class, instance, encapsulation, inheritance, reusability, dan polymorphism.
Contoh : C++, SmallTalks, Java.
- Pemrograman Visual
- Penggunaan ekspresi visual (seperti grafik, gambar, atau ikon) dalam proses pemrograman
- Mengacu pada aktivitas yang memungkinkan pengguna untuk membuat program dalam dua (atau lebih) dimensi
- Pemrograman Even-Driven
Menggunakan konsep “jika sebuah aksi/perintah dilakukan terhadap sebuah obyek, apa yang akan terjadi/dilakukan oleh obyek tersebut selanjutnya”.
Sangat fleksibel dalam pembuatan koding program, karena sudah mengunakan konsep OOP dimana pemrograman dapat dimulai dari obyek yang diinginkan tanpa harus terurut. Biasanya meruapakan jenis bahasa pemrograman visual.
Contoh : Visual Basic, Visual C++, Delphi.
Tahap Pengembangan Program
Data
Data : bahan mentah yang akan diolah menjadi informasi sehingga dapat digunakan oleh user atau pemakai.
Tipe data yang biasa digunakan adalah :
1. Tipe Data Dasar merupakan tipe data primitif yang tidak terstruktur yang didefinisikan oleh bahasa pemrograman.
Tipe data dasar dibagi menjadi lima bagian, yaitu :
- Tipe Data Numerik : setiap bahasa pemrograman dapat dipastikan ada tipe data numerik yaitu untuk menyimpan data berupa angka.
- Integer : merupakan bilangan bulat positif dan negatif
- Real : merupakan bilangan desimal atau mantissa
- Subrange : merupakan sebuah subtype dari tipe data integer dan terdiri dari urutan nilai-nilai integer dalam range yang terbatas
- Fixed-point real : bilangan ini direpresentasikan dengan urutan digit yang mempunyai panjang tetap dengan titik desimal diposisikan di tempat yang diberikan antara dua digit
- Subrange : merupakan sebuah subtype dari tipe data integer dan terdiri dari urutan nilai-nilai integer dalam range yang terbatas
- Enumerasi : adalah suatu urutan list dari nilai-nilai yang berbeda.
- Boolean : tipe data untuk merepresentasikan True atau False (biasa digunakan dalam penyeleksian kondisi).
- Character : berupa sebuah karakter yang ditulis diantara tanda petik tunggal atau ganda ( ‘ atau “ ) tergantung dari bahasa pemrograman yang digunakan.
- String : urutan-urutan dari karakter yang terletak diantara tanda petik tunggal atau ganda ( ‘ atau “ ) tergantung dari bahasa pemrograman yang digunakan.
- Internationalization : disebut I 18N
2. Tipe Data Terstruktur : merupakan tipe data campuran dari berbagai tipe data dasar, contohnya : array, record, string, list dan file.
3. Tipe data didefinisikan oleh pemakai : tipe data ini biasa disebut Enumerasi
4. Tipe Data Penunjuk : contoh tipe data penunjuk adalah pointer
Model Komputasi
Ada tiga model dasar komputasional– fungsional, logika, dan imperatif. Sebagai tambahan terhadap satuan nilai-nilai dan operasi yang berhubungan, masing-masing model komputasional mempunyai satu set operasi yang digunakan untuk menggambarkan komputasi.
a. Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi. Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan mengembalikan fungsi sebagai hasil (higher-order function). Suatu program adalah koleksi definisi fungsi-fungsi dan suatu komputasi adalah aplikasi fungsi.
b. Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis. Program terdiri dari definisi hubungan dan suatu komputasi adalah suatu bukti(suatu urutan kesimpulan).
c. Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan. Pernyataan adalah set pasangan nilai-nama dari konstanta dan variabel. Program terdiri dari urutan tugas dan suatu komputasi terdiri dari urutan pernyataan.
Definisi Sintaks, Sematik, dan Pragmatis
Sintaks : aturan gramatikal atau komposisi suatu program yang mengatur tata cara penulisan huruf, angka dan karakter lain.
Contoh : pada pembuatan program Pascal antara dua statement dipisahkan oleh titik koma (;).
X := 1 ; X := X + 1;
Semantik : mendefinisikan arti dari dari program yang benar secara sintaks dari bahasa pemrograman tersebut.
Contoh : Pada pembuatan program C
Int vector [10]
Arti semantiknya : akan menyebabkan ruang sebanyak 10 elemen integer diberikan kepada variabel bernama vector ( 0 – 9 untuk array dalam C)
Pragmatis : memperhatikan tentang pemakaian bahasa, area aplikasi, kemudahan implementasi dan penggunaan, dan sukses bahasa didalam desain pelaksanaan tujuannya. Kekuatan yang membentuk suatu bahasa pemrograman meliputi arsitektur komputer, praktek rancang-bangun perangkat lunak (terutama daur hidup perangkat lunak), model komputasional, dan daerah aplikasi (contoh: alat penghubung pemakai, sistem pemprograman, dan sistem ahli).
Tujuan umum bahasa pemrograman berpegang pada prinsip desain bahasa pemrograman yang berikut.
Prinsip Kelengkapan Komputasional
Model komputasional untuk tujuan umum suatu bahasa pemrograman harus universal.
Prinsip Implementasi
Implementasi harus efisien dalam penggunaan waktu dan ruangnya. Prinsip Memprogramharus ditulis dalam suatu bahasa yang mencerminkan daerah masalah.
Prinsip Desain Bahasa pemrograman
Suatu bahasa program harus dirancang untuk memudahkan agar dapat dibaca dan ditulis untuk para pemakai manusianya dan pelaksanaan efisien pada perangkat keras yang tersedia.
Keadaan dapat dibaca dan ditulis dimudahkan oleh prinsip yang berikut.
Prinsip Kesederhanaan
Bahasa harus didasarkan atas yang paling sedikit
Prinsip Orthogonal
Fungsi mandiri harus dikendalikan oleh mekanisme mandiri.
Prinsip Keteraturan
Satu set object disebut reguler berkenaan dengan kondisi beberapa jika, dan hanya jika, kondisi dapat digunakan untuk masing-masing unsur set.
Prinsip Sifat Ekstensibilitas(dapat diperpanjang)
Object baru dari tiap kelas sintaktis mungkin dibangun (digambarkan) dari dasar dan digambarkan membangun dengan suatu cara sistematis.
Prinsip keteraturan dan ekstensibilitas memerlukan konsep dasar bahasa harus diterapkan secara konsisten dan yang bersifat universal.
Pada halaman berikut kita akan belajar bahasa pemrograman sebagai perwujudan model komputasional, ilmu semantik sebagai hubungan antara model komputasional dan sintaksis, dan berhubungan pragmatis.
Prinsip Clarity, Simplicity dan Unity
Bahasa pemrograman harus dapat menolong programmer untuk membuat suatu desain program jauh sebelum programmer melakukan coding.
Kemudahan, kesederhanaan dan kesatuan merupakan suatu kombinasi yang membantu programmer mengembangkan suatu algoritma sehingga algoritma yang dihasilkan mempunyai kompleksitas yang rendah.
Orthogonality
Orthogonality menunjuk kepada suatu atribut yang dapat dikombinasikan dengan beragam fitur bahasa pemrograman sehingga setiap kombinasinya mempunyai arti dan dapat digunakan.
Kewajaran untuk Aplikasi
Bahasa pemrograman membutuhkan sintaks yang cocok/tepat yang digunakan pada struktur program untuk merefleksikan struktur logika yang melandasi suatu algoritma.
Mendukung Abstraksi
Abstraksi merupakan suatu hal yang substansial bagi programmer untuk membuat suatu solusi dari masalah yang dihadapi. Kemudian abstraksi tersebut dapat dengan mudah diimplementasikan menggunakan fitur-fitur yang ada dalam bahasa pemrograman.
Kemudahan untuk Verifikasi Program
Verifikasi program merupakan hal penting bagi sebuah program karena dengan verifikasi yang mudah maka satu program akan dengan mudah dibangun dan dikembangkan.
Lingkungan Pemrograman
Bahasa pemrograman yang mempunyai lingkungan pemrograman yang baik dan lengkap akan memudahkan programmer untuk mengimplementasikan abstraksi yang sudah disusunnya.
Portabilitas Program
Salah satu kriteria penting untuk proyek pemrograman adalah kemudahan program yang sudah jadi untuk dipindah-pindahkan dari komputer yang digunakan untuk membuat dan mengembangkan ke komputer lain yang akan menggunakannya.
Biaya Penggunaan
Biaya merupakan elemen penting dalam mengevaluasi suatu bahasa pemrograman.
Ada beberapa biaya yang dapat diukur yaitu :
- Biaya Eksekusi Program
- Biaya Translasi/kompilasi Program
- Biaya Penciptaan, Testing dan Penggunaan Program
- Biaya Pemeliharaan Program
Langganan:
Komentar (Atom)
